POLMAN KATA SULBAR -- Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayah kerja Puskesmas Pekkabata Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mengalami lonjakan. Data Puskesmas Pekkabata dalam dua pekan terakhir, tren kasusnya melonjak menjadi 195 pasien. Angka ini meningkat dibanding dua pekan lalu yang hanya mencapai puluhan pasien.
Meningkatnya pasien Ispa ini diduga faktor adanya kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah Polman dua pekan terakhir. Pasien yang datang di Puskesmas Pekkabata rata rata mengeluh berbagai macam gejala yang berkaitan dengan saluran pernapasan.
Kepala Puskesmas Pekkabata, dr Gusnawati mengatakan jumlah pasien Ispa dari tanggal 1 Oktober sampai 13 Oktober sebanyak 195 pasien.
“Sementara kalau mau liat apa alami peningkatan, nanti kita cek di akhir bulan, lalu dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Tetapi dalam dua pekan ini memang ada peningkatan pasien,” kata dr Gusnawati.
Dia menyampaikan jika gejala Ispa memang dapat disebabkan oleh kabut asap yang saat ini terjadi selama dua pekan terakhir.
Meski begitu, pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah ada peningkatan pasien yang ditangani. Karena rekap jumlah pasien baru dilakukan setiap akhir bulan.
dr Gusnawati menyebut pasien Ispa ini mendapati gejala seperti, batuk, pilek, sakit tenggorokan disertai demam.
“Kita mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, selalu gunakan masker serta menjaga kebersihan tubuh, dan menjaga imun,” pintanya. (ma)

Komentar (0)